Halaman

    Social Items

foto17.com - Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH - Warning: Artikel ini berisi foto-foto yang menunjukkan adat istiadat budaya bangsa Indonesia masa kini dan masa lalu. Bagi anda yang tidak kuat, silahkan berhenti membaca. Bagi admin yang tidak kuat, akan pencet tombol delete lalu mengirim makian ke inbox saya. . Sumber: The Jakarta Globe . Besok penutupan acara Miss World. Yang katanya kelompok agamawan itu adalah Whore Contest. Kontes Pelacur. Miss world adalah ajang pornografi dan pornoaksi. Makanya harus diperangi, dibubarkan dan sebagainya. Orang mengaku beriman yang seenak jidatnya bilang perempuan berprestasi adalah pelacur. Sementara mereka ini melacurkan agama demi uang, nasi bungkus, jabatan, dan kekuasaan. Porno, tergantung otak yang melihatnya. Kalau otaknya sudah porno, maka gedung DPR terlihat seperti bra. Wanita cerdas terlihat seperti pelacur. Yang perlu dikalibrasi disini adalah otak porno nya. Bukan objek yang dianggap porno tanpa mengacu pada standard manusia normal wajar tidak berotak mesum mengenai definisi pornografi. "mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan; menghormati, melindungi, dan melestarikan nilai seni dan budaya, adat istiadat, dan ritual keagamaan masyarakat Indonesia yang majemuk;" Kalimat di atas adalah tujuan UU Pornografi. Dimana, masyarakat yang beretika itu relatif. Etikanya pedalaman papua tidak sama dengan etika nya Bali, tidak sama dengan etikanya Jakarta, tidak sama dengan etikanya Arab. Sehingga, dalam menerapkan standard mana yang porno mana yang tidak, kita harus menghormati harkat dan martabat kemanusiaan, melindungi seni budaya, adat istiadat dan ritual keagamaannya masing-masing. Jangan umat Hindu dipaksa-paksa harus menerapkan kaidah islam dalam penerapan kehidupan sehari-harinya dengan alasan islam adalah agama mayoritas. Padahal, di agama mayoritas ini, berada pada masyarakat yang memiliki latar belakang budayanya sendiri-sendiri, yang mengakibatkan sudut pandang berbeda terhadap objek yang dituduhkan sebagai porno, cabul maupun maksiat ini. Umat islam dengan latar belakang budaya Jawa, akan melihat ibu-ibu mencuci pakaian di sungai berbalutkan selembar kain batik dengan sudut pandang biasa saja. Orang Jawa di kampung-kampung memang begitu. Sementara kaum ngArab akan njenggirat-njenggirat melihat pemandangan yang dianggap porno ini, dan berpotensi mengamuk-ngamuk. Budaya Indonesia tidak perlu diubah menjadi budaya Arab. .

Koleksi Foto Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH
Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

foto17.com - Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH - Warning: Artikel ini berisi foto-foto yang menunjukkan adat istiadat budaya bangsa Indonesia masa kini dan masa lalu. Bagi anda yang tidak kuat, silahkan berhenti membaca. Bagi admin yang tidak kuat, akan pencet tombol delete lalu mengirim makian ke inbox saya. . Sumber: The Jakarta Globe . Besok penutupan acara Miss World. Yang katanya kelompok agamawan itu adalah Whore Contest. Kontes Pelacur. Miss world adalah ajang pornografi dan pornoaksi. Makanya harus diperangi, dibubarkan dan sebagainya. Orang mengaku beriman yang seenak jidatnya bilang perempuan berprestasi adalah pelacur. Sementara mereka ini melacurkan agama demi uang, nasi bungkus, jabatan, dan kekuasaan. Porno, tergantung otak yang melihatnya. Kalau otaknya sudah porno, maka gedung DPR terlihat seperti bra. Wanita cerdas terlihat seperti pelacur. Yang perlu dikalibrasi disini adalah otak porno nya. Bukan objek yang dianggap porno tanpa mengacu pada standard manusia normal wajar tidak berotak mesum mengenai definisi pornografi. "mewujudkan dan memelihara tatanan kehidupan masyarakat yang beretika, berkepribadian luhur, menjunjung tinggi nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa, serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan; menghormati, melindungi, dan melestarikan nilai seni dan budaya, adat istiadat, dan ritual keagamaan masyarakat Indonesia yang majemuk;" Kalimat di atas adalah tujuan UU Pornografi. Dimana, masyarakat yang beretika itu relatif. Etikanya pedalaman papua tidak sama dengan etika nya Bali, tidak sama dengan etikanya Jakarta, tidak sama dengan etikanya Arab. Sehingga, dalam menerapkan standard mana yang porno mana yang tidak, kita harus menghormati harkat dan martabat kemanusiaan, melindungi seni budaya, adat istiadat dan ritual keagamaannya masing-masing. Jangan umat Hindu dipaksa-paksa harus menerapkan kaidah islam dalam penerapan kehidupan sehari-harinya dengan alasan islam adalah agama mayoritas. Padahal, di agama mayoritas ini, berada pada masyarakat yang memiliki latar belakang budayanya sendiri-sendiri, yang mengakibatkan sudut pandang berbeda terhadap objek yang dituduhkan sebagai porno, cabul maupun maksiat ini. Umat islam dengan latar belakang budaya Jawa, akan melihat ibu-ibu mencuci pakaian di sungai berbalutkan selembar kain batik dengan sudut pandang biasa saja. Orang Jawa di kampung-kampung memang begitu. Sementara kaum ngArab akan njenggirat-njenggirat melihat pemandangan yang dianggap porno ini, dan berpotensi mengamuk-ngamuk. Budaya Indonesia tidak perlu diubah menjadi budaya Arab. .

Koleksi Foto Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH
Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Gadis Papua Umbar Payudara Tanpa BH

Tidak ada komentar